Pasar Uang dan Modal Syariah

 Nama: Fitri Wahyuni 

Nim    : 1740200041

Kelas  : ES-MB 1

 Pasar Uang dan Modal Syariah

Kel 1: Pasar Keuangan

A. Pengertian Pasar Keuangan

    Pasar keuangan merupakan pasar yang menyediakan produk keuangan baik berupa aktiva fisik surat berharga atau valuta asing. Beberapa ahli menyebutkan bahwa pasar keuangan adalah seluruh industri dan prosedur untuk menjembatani pembeli dan penjual instrumen keuangan, jadi artinya disini pasar keuangan itu adalah penghubung antara pihak yang ingin menjual dengan pihak yang ingin membeli produk keuangan. 

B. Jenis-Jenis Pasar Keuangan

1. Pasar modal (Capital Market), Yaitu pasar di perjual belikannyamodal jangka panjang dalam bentuk surat berharga  seperti obligasi dan saham.

2. Pasar uang (Money Market), yaitu pasar di perjualbelikannyamodal jangka pendek dam bentuk surat berharga seperti deposito berjangka wesel atau promes di mana jangka waktunya kurang dari satu tahun. 

3. Pasar valuta asing (Forieght Exchange Market), yaitu pasar yang melakukan kegiatan transaksi valuta asing (mata uang asing). 

4. Pasar kredit  konsumen (Consumer Credit Market), yaitu pasar yang  melayani pembiayaan pinjaman untuk pembiayaan konsumen atas produk tertentu baik barang maupun jasa.

5.Pasar Hipotek (Mortage  Market), yaitu pasar yang melayani pinjaman untuk lahan real estate/ perumahan, komersial, industri dan pertanian. 

6. Pasar komoditas (Future Market), yaitu pasar yang melakukan kegiatan jual beli komoditas tertentu seperti produk pertanian

C. Tujuan Pasar Keuangan 

    Tujuan pasar keuangan dibagi dalam 3 kepentingan:

1. Bagi pihak yang pembeli (pihak yang membutuhkan dana)

2. Bagi pihak yang kelebihan dana

3. Bagi lembaga perantara keuangan

Kel 2: Pasar Uang

A. Pengertian Pasar Uang

    Pasar uang ( money market ) merupakan totalitas permintaan serta penawaran dana - dana , surat - surat berharga , ataupun instrumen financial jangka pendek yang memiliki jangka waktu satu tahun ataupun kurang dari satu tahun serta bisa disalurkan lewat lembaga - lembaga perbankan . Pasar uang kerap pula diucap pasar kredit jangka pendek.

B. Fungsi Pasar Uang

    Pasar uang mempunyai fungsi yaitu:

a. Memudahkan warga mendapatkan dana-dana jangka pendek buat membiayai modal kerja ataupun keperluan jangka pendek yang lain;

b. Membagikan peluang warga berpartisipasi dalam pembangunan dengan membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI) serta Pesan Berharga Pasar Duit( SBPU); dan

c. Mendukung program pemerataan pemasukan untuk warga.

d. Sebagai perantara dalam perdagangan surat- surat berharga berjangka pendek

e. Sebagai penghimpun danas berbentuk surat- surat berharga jangka pendek

f. Sebagai sumber pembiayaan untuk perusahaan buat melaksanakan investasi gram. 

g. Sebagai perantara untuk investor luar negara dalam menyalurkan kredit jangka pendek kepada industri di indonesia

C. Pelaku Pasar Uang 

1. Bank-bank

2. Yayasan

3. Dana pensiun

4. Perusahaan auransi

5. Perusahaan-perusahaan besar

6. Lembaga pemerintah

7. Lembaga keuangan lain

8. Individu masyarakat

D. Kelebihan serta Kelemahan Pasar Uang

a. Kelebihan Pasar Uang

    1. Fasilitas buat mencari pinjaman dana jangka pendek untuk industri yang hadapi kesusahan likuiditas.

    2. Fasilitas buat menempatkan kelebihan dana yang dipunyai oleh tubuh usaha

b. Kelemahan ataupun Efek Pasar Uang

    Efek yang bisa jadi dialami dalam aktivitas investasi di pasar duit antara lain:

    1. Efek pasar( Market Risk)

    Efek yang berkaitan dengan peningkatan tingkatan bunga, menyebabkan investor hadapi capital loss.

    2. Efek Reinvestment,

    Efek yang berkaitan dengan turunnya harga sekuritas.

    3. Efek Kandas Bayar,

    Efek yang terjalin akibat tidak mampunya peminjam( debitur) penuhi kewajibannya cocok dengan yang diperjanjikan.

    4. Efek Inflasi,

    Pemberi pinjaman mengalami mungkin menaiknya hargaharga benda serta jasa yang merendahkan energi beli atas pemasukan yang diterimanya.

    5. Efek Valuta( Currency risk),

    Efek yang terjalin sebab pergantian yang tidak menguntungkan terhadap kurs mata duit asing.

    6. Efek Politik,

    Efek yang berkaitan dengan pergantian undang- undang ataupun peraturan pemerintah.

Kel 3:  Bentuk Pasar Uang dan Pelaku Pasar Uang

A.Pelaku Pasar

        Pasar uang merupakan sesuatu kegiatan pinjam meminjam dana yang saat ini sudah menggunakan jaringan teknologi komunikasi elektronik, semacam komputer/ leptop, telepon dan lain-lain. Sedangkan diluar dari konteks tersebut disebut sebagai para pelaku pasar uang.            

        Pelaku pasar uang diantaranya yaitu:

1. Bank, 

2. Dana Pensiun

3. Perusahaan Asuransi

4. Lembaga Pemerintah

5. Perusahaan besar

6. Lembaga Keuangan 

7. Leasing

8. Pegadaian

9. Yayasan atau perorangan.

        Pelaku pasar yang kelebihan dana dapat meminjamkan dananya kepada pelaku pasar lainnya yang membutuhkan dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Transaksi pinjam meminjam ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas bagi pelaku pasar peminjam sedangkan bagi pelaku pasar yang meminjamkannya menjadi sumber pendapatan.

B.Instrumen Pasar Uang 

    1. Sertifikat Bank indonesia, SBI merupakan surat berharga keluaran Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka 1- 3 bulan dengan sistem diskonto/ bunga buat imbalannya. Dalam hal lain, SBI digunakan BI dalam mengendalikan kestabilan nilai rupiah. Melalui penjualan SBI, hingga Bank Indonesia dapat meresap kelebihan uang primer yang tersebar. 

    2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), SBPU merupakan surat berharga terbitan bank yang ditandatangani nasabah sebagai surat jaminan pelunasan utang. 

    3.  Call Money, Call money biasanya digunakan saat bank ingin mengalihkan kelebihan uang jangka pendek yang sifatnya sementara.  

    4. Sertifikat Deposito, Sertifikasi deposito adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh bank dengan jumlah nominal tertentu sebagai surat atas tunjuk.

    5. Treasury Bills, Instrumen pasar uang yang sering disebut T-Bills ini merupakan sejenis surat obligasi pemerintah dengan jangka waktu jatuh tempo cukup pendek.  

    6. Commercial Paper, Instrumen satu ini bisa menjadi alternatif terbaik guna menambah modal usaha, alih-alih mengambil pinjaman dari bank.

Kel 4: Pasar Uang Dibeberapa Negara

 Kebijakan pasar uang di beberapa negara oleh bank sentralnya

1. European Central Bank (ECB)

        Untuk melakukan kebijakan moneter dengan target stabilitas harga (price stability), European Central Bank (ECB) mengendalikan likuiditas di pasar uang serta mengendalikan pertumbuhan tingkatan suku bunga jangka pendekpasar duit . European Central Bank memakai sasaran corridor ataupun band overnight rates. Buat melakukan kebijakan moneter, piranti moneter utama yangdigunakan ECB merupakan pembedahan pasar terbuka( OPT), standing facilities, serta reserve requirements

2. Amerika Serikat (Federal Reserve)

        Pasar uang di Amerika Serikat berfungsi sebagai acuan atau reference rate bagi pertumbuhan tingkatan suku bunga di pasar utama yang lain, seperti London, Frankfurt, Hongkong, Singapura. Dalam melaksanakan kebijakan moneternya, Amerika Serikat juga menggunakan tingkat suku bunga pasar uang sebagai target operasional dan sinyal kebijakan (policy rate). Federal Reserve menggunakan federal funds rate (ekuivalen dengan suku bunga PUAB- overnight rate) sebagai sasaran buat pengaruhi suku bunga jangka menengah serta panjang yang hendak berakibat kepada sasaran akhir kebijakan moneter mereka, ialah stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, serta penyerapan tenaga kerja.

3. Inggris (Bank of England)

        Di dalam memastikan kebijakan moneter, Bank of England melakukan pertemuan bulanan yang dinamakan Monetary Policy Committe (MPC). Pertemuan MPC hendak memastikan arah pembedahan pasar terbuka dengan menetapkan tingkatan repo rate (fix tender) yang jatuh tempo dua minggu bagaikan policy rate. Tidak hanya buat memastikan OPT, MPC juga tertarik untuk mengetahui ekspektasi pelaku pasar uang terhadap tingkat suku bunga masa tiba. Dengan mengetahui ekspektasi pelakon pasar, MPC hendak lebih gampang mengambil keputusan yang tepat lewat OPT menimpa arah kebijakan moneter yang harus diambil.

Kel 5: Pasar Uang dan Saluran Transmisi Kebijakan Moneter Karakteristik Pasar Uang

Apa itu mekanisme transmisi kebijakan moneter?

     Mekanisme transmisi kebijakan moneter pada dasarnya menggambarkan gimana kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral pengaruhi bermacam kegiatan ekonomi serta keuangan sehingga pada kesimpulannya bisa mencapai tujuan akhir yang diresmikan.

Apa saja saluran transmisi kebijakan moneter?

1. Jalur suku bunga

Mekanisme transmisi lewat jalan suku bunga menekankan kalau berartinya aspek harga di pasar keuangan terhadap bermacam kegiatan ekonomi di sector rill. Oleh sebab itu, kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral hendak mempengaruhi terhadap pertumbuhan bermacam suku bunga di zona keuangan serta hendak mempengaruhi pada tingkatan inflasi serta output rill.

2. Jalur nilai tukar

Pentingnya jalur nilai tukar dalam transmisi kebijakan moneter terletak pada pengaruh asset finansial dalam valuta asing yang berasal dari ikatan aktivitas ekonomi sesuatu Negeri dengan Negeri lain.

3. Harga Aset

Mekanisme transmisi kebijakan moneter lewat jalur kredit berasumsi kalau guna intermediasi perbankan tidak senantiasa berjalan wajar, sehingga yang lebih mempengaruhi terhadap ekonomi riil merupakan kredit perbankan.

4. Jalur Ekspektasi Finansial

Kebijakan moneter berpegaruh terhadap pertumbuhan harga- harga asset lain, baik harga asset finansial semacam yield obligasi serta harga saham, ataupun harga asset raga terkhusus harga asset property serta emas.

5. Jalur Kredit

Mekanisme transmisi lewat jalur ekspektasi menekankan kalau kebijakan moneter bisa ditunjukan buat pengaruhi pembuatan ekspektasi menimpa inflasi serta aktivitas ekonomi.

Apa saja karakterisitik pasar uang?

·         Jangka waktu pendek kurang dari satu tahun

·         Merupakan bagian dari fixed income securities

·         Tingkat likuiditas umumnya tinggi

·         Jumlah dana pertransaksi besar 

·         Dealer market

·         Peserta pasar terbatas

·         Transaksi melalui over-the - counter

 Kel 6: Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Perbedaan antar pasar modal dan pasar uang diantarnya:

1. Terletak pada instrumen yang diperjualbelikan

    pasar uang sediakan fasilitas pengalokasian serta pinjaman dana jangka pendek yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun serta termasuk pasar likuiditas primer. kebalikannya, dipasar modal instrumen yang diperjualbelikan merupakan surat- surat berharga jangka panjang serta ialah dana yang bertabiat permanen atausemi permanen.

2. Terletak pada pasar tempat penerapan transaksi. 

    Pasar modal mempunyai tempat transaksi yang diucap bursa efek, sebaliknya pasar uang tempat transaksinya abstrak maksudnya penjualan serta pembelian tidak dilakukan didalam pasar. Transaksi pasar uang dicoba secara OTC (Over The Counter). Para Dealer bekerja di dealing room bank masing-masing dan bertransaksi melalui berbagai jaringan komunikasi canggih.

3. Terletak pada unsur organisasinya 

    Pasar modal merupakan pasar yang terorganisasi sebab disamping mempunyai tempat transaksi khusus, pelaksanaanya pula diatur serta diawasi oleh otoritas pasar modal sebaliknya pasar uang ialah pasar yang tidak terorganisasi.

4. Dari segi koordinasi

    Dalam pasar uang transaksi dilakukan secara informal sebaliknya dalam pasar modal transaksi harus memenuhi persyaratan dan prosedur yang lebih formal. 

5. Dari segi tingkat risiko        

    Pasar modal jatuh temponya lebih lama dibandingkan pasar uang. Maka surat berharga pada pasar modal memiliki risiko gagal tagih yang lebih besar. Semakin panjang jatuh temponya, semakin tinggi risiko gagal tagihnya.

Blog ini dibuat untuk memenuhi UTS Pasar Uang & Modal Syariah :)

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Cara Cuci Tangan Yang Benar Sesuai Standar WHO

5 Mitos Virus Covid-19