Manfaat Puasa dari segi Kesehatan

 Hari Ke-23 Artikel dan Poster Manfaat Puasa dari segi Kesehatan

        Puasa adalah kegiatan menahan lapar dan haus, serta hawa nafsu dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa merupakan salah satu ibadah wajib umat islam yang dilakukan pada bulan ramadhan. Selain wajib di lakukan pada bulan ramadhan, puasa juga di laksanakan di hari-hari sunnah sesuai ketetapannya, seperti puasa senin kamis. Berikut beberapa ayat dan hadits yang menjelaskan keutamaan puasa:

~Allah SWT berfirman:
وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah [2]: 5).

~Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
صُوْمُوْا تَصِحُّوْا

“Berpuasalah kalian, niscaya kalian akan sehat.” (HR. Abi Nu’aim)

~di dalam kitab Syarah al-Yaqut al-Nafis fi Mazhab Ibn Idris yang ditulis oleh Syekh al-Habib Muhammad bin Ahmad al-Syathiri halaman 447 diterangkan bahwa faedah puasa adalah ia memberikan kesehatan kepada pelaksananya, karena puasa berpengaruh besar terhadap pencernaan makanan.
        Banyak penelitian yang telah membuktikan banyak manfaat yang didapatkan ketika berpuasa. Berpuasa akan beresiko jika di lakukan tanpa makan sahur atau saat kondisi tubuh sedang tidak sehat seperti diabetes, anemia, mengalami gangguan fungsi sistem kekebalan tubuh dan lain-lain. Oleh karena itu, kita sebaiknya melakukan puasa sebagaimana yang telah dianjurkan oleh Rasulullah.
        Apa sih manfaat puasa bagi kesehatan?
Manfaat puasa bagi kesehatan tersebut diantaranya:
1. Mengeluarkan racun dalam tubuh
2. Menyehatkan Jantung
3. Sehat bagi ginjal
4. Menjaga berat badan
5. Meningkatkan fungsi otak
6. Meningkatkn kekebalan tubuh
7. Mencegah diabetes
8. Mengurangi sakit sendi
9. Menurunkan tingkat kolestrol
10. Menurunkan adrenalin
11. Peremajaan fungsi dan kinerja sel
12. Memperbaiki fungsi otak
13. Membersihkan kulit dan jerawat
14. Memperbaiki pola makan

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Cara Cuci Tangan Yang Benar Sesuai Standar WHO

5 Mitos Virus Covid-19